HOME

Senin, 03 Oktober 2016

Abu Bakar Ash-shiddiq r.a

Abu Bakar bin Abu Quhafah adalah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW dan juga seorang khalifah pertama bagi umat islam. Beliau lahir kurang lebih 2 tahun setelah Tahun Gajah. Abu Bakar r.a wafat pada hari senin 21 jumadil akhir tahun 13 H atau 22 agustus 634 M dalam usia 63 tahun, 2 tahun setelah menjadi khalifah.


Nasab beliau bertemu dengan Nabi Muhammad pada garis keturunan Adnan. Beliau juga termasuk yang pertama memeluk islam selain Khadijah binti Khuwailid r.anha, Ali bin Abi Thalib r.a, Zaid bin Haritsah, dan Bilal bin Rabbah.

Abu Bakar Ash-Shiddiq memiliki sifat santun, lemah lembut, tenang, mudah bergaul, dan jujur. Sifat-sifat ini yang mendorong Abu Bakar r.a sukses dalam hal berdagang, dan juga karena sifat-sifatnya itu beliau dijadikan sebagai tempat yang dapat menyeselesaikan persoalan-persoalan.

Rasulullah SAW pernah memuji Abu Bakar sebagai orang yang berhati kuat. Sabda beliau,

"Tak seorang pun yang pernah aku ajak memeluk islam yang tersendat-sendat, berhati-hati dan ragu kecuali Abu Bakar bin Abi Quhafah. Ia tidak menunggu-nunggu dan tidak ragu ketika aku sampaikan islam kepadanya"

Beliau juga adalah orang yang membenarkan perkataan Rasulullah tentang isra' mi'raj ketika banyak orang yang tidak membenarkannya, karena inilah Abu Bakar r.a mendapatkan gelar Ash-Shiddiq dari Rasulullah SAW.

Peristiwa penting yang sangat mengharukan antara Rasulullah SAW dengan Abu Bakar r.a adalah ketika mereka mencari tempat persembunyian di gua Tsur, mereka lari dari serangan kafir Quraisy yang hendak membunuh mereka. Ketika mereka telah memasuki Gua Tsur, tidak berapa lama sampai jugalah kafir Quraisy di Gua Tsur. Salah seorang dari kafir Quraisy naik ke Gua Tsur. Abu Bakar r.a yang mendengar suara telapak kaki semakin takut dan khawatir jika mereka mengetahui keberadannya. Ia pasrah kepada Allah SWT. Abu Bakar r.a merapatkan badannya kepada Rasulullah, kemudian Rasulullah berbisik kepadanya,

"Jangan takut dan jangan bersedih sesungguhnya Allah bersama kita".

Masya allah, ketika itu kafir Quraisy telah mengelilingi sekitar gua, yang mereka jumpai hanyalah sarang laba-laba dan dua ekor burung merpati yang sedang bertelur di dinding gua. Dengan adanya keberadaan laba-laba dan merpati itu membuat mereka berpikir bahwa tidak ada orang didalam gua tersebut.

Subhana allah, itulah kuasa Allah SWT yang menjaga Rasulullah dan Abu Bakar r,a dari serangan kafir Quraisy. Semua pengorbanan yang kita berikan jika hanya mengharap ridho-Nya niscaya Allah SWT akan menolongnya. Allah Yang Maha Melindungi

Wallahu a'lam bishowwab.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar